Rabu, 04 Desember 2013
Ipa Smanda3
Posted by : Aryanti dwiokta w
Akuntansi adalah pengukuran,
penjabaran, atau pemberian
kepastian mengenai informasi
yang akan membantu manajer,
investor, otoritas pajak dan
pembuat keputusan lain untuk
membuat alokasi sumber daya
keputusan di dalam perusahaan,
organisasi, dan lembaga
pemerintah. Akuntansi adalah seni
dalam mengukur, berkomunikasi
dan menginterpretasikan aktivitas
keuangan. Secara luas, akuntansi
juga dikenal sebagai "bahasa
bisnis".[1] Akuntansi bertujuan
untuk menyiapkan suatu laporan
keuangan yang akurat agar dapat
dimanfaatkan oleh para manajer,
pengambil kebijakan, dan pihak
berkepentingan lainnya, seperti
pemegang saham, kreditur, atau
pemilik. Pencatatan harian yang
terlibat dalam proses ini dikenal
dengan istilah pembukuan.
Akuntansi keuangan adalah suatu
cabang dari akuntansi dimana
informasi keuangan pada suatu
bisnis dicatat, diklasifikasi,
diringkas, diinterpretasikan, dan
dikomunikasikan. Auditing, satu
disiplin ilmu yang terkait tapi
tetap terpisah dari akuntansi,
adalah suatu proses dimana
pemeriksa independen memeriksa
laporan keuangan suatu organisasi
untuk memberikan suatu
pendapat atau opini - yang masuk
akal tapi tak dijamin sepenuhnya -
mengenai kewajaran dan
kesesuaiannya dengan prinsip
akuntansi yang berterima umum.
Praktisi akuntansi dikenal sebagai
akuntan. Akuntan bersertifikat
resmi memiliki gelar tertentu yang
berbeda di tiap negara. Contohnya
adalah Chartered Accountant (FCA,
CA or ACA), Chartered Certified
Accountant (ACCA atau FCCA),
Management Accountant (ACMA,
FCMA atau AICWA), Certified Public
Accountant (CPA), dan Certified
General Accountant (CGA). Di
Indonesia, akuntan publik yang
bersertifikat disebut CPA Indonesia
(sebelumnya: BAP atau
Bersertifikat Akuntan Publik).
Akuntansi adalah pengukuran,
penjabaran, atau pemberian
kepastian mengenai informasi
yang akan membantu manajer,
investor, otoritas pajak dan
pembuat keputusan lain untuk
membuat alokasi sumber daya
keputusan di dalam perusahaan,
organisasi, dan lembaga
pemerintah. Akuntansi adalah seni
dalam mengukur, berkomunikasi
dan menginterpretasikan aktivitas
keuangan. Secara luas, akuntansi
juga dikenal sebagai "bahasa
bisnis".[1] Akuntansi bertujuan
untuk menyiapkan suatu laporan
keuangan yang akurat agar dapat
dimanfaatkan oleh para manajer,
pengambil kebijakan, dan pihak
berkepentingan lainnya, seperti
pemegang saham, kreditur, atau
pemilik. Pencatatan harian yang
terlibat dalam proses ini dikenal
dengan istilah pembukuan.
Akuntansi keuangan adalah suatu
cabang dari akuntansi dimana
informasi keuangan pada suatu
bisnis dicatat, diklasifikasi,
diringkas, diinterpretasikan, dan
dikomunikasikan. Auditing, satu
disiplin ilmu yang terkait tapi
tetap terpisah dari akuntansi,
adalah suatu proses dimana
pemeriksa independen memeriksa
laporan keuangan suatu organisasi
untuk memberikan suatu
pendapat atau opini - yang masuk
akal tapi tak dijamin sepenuhnya -
mengenai kewajaran
Artikel Terkait:
Label:
Aryanti Dwi Okta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar